K
KERTASMU

FIFA Buka Peluang Jual Saham Piala Dunia, Presiden Gianni Infantino Beri Sinyal

2026.07.31 05:30
0 664

AI SUMMARY INSIGHTS
  • 1Presiden FIFA Gianni Infantino secara terbuka menanggapi wacana penjualan saham Piala Dunia 🏆
  • 2Langkah ini berpotensi mengubah struktur kepemilikan turnamen paling bergengsi di dunia ⚽
  • 3Wacana jual saham Piala Dunia menuai pro dan kontra di kalangan federasi sepak bola global 🌍
  • 4FIFA dikabarkan tengah menjajaki opsi pendanaan baru untuk mengembangkan turnamen 💰

Presiden FIFA Gianni Infantino angkat bicara terkait wacana penjualan saham Piala Dunia yang dinilai bisa mengubah lanskap sepak bola global.

🏟️ Latar Belakang

FIFA, sebagai induk organisasi sepak bola dunia, selama ini memegang penuh hak komersial dan penyelenggaraan Piala Dunia. Turnamen edisi 2022 di Qatar misalnya, diperkirakan menghasilkan pendapatan miliaran dolar bagi FIFA.

Wacana penjualan saham Piala Dunia muncul di tengah upaya FIFA mencari sumber pendanaan baru untuk program pengembangan sepak bola global. Sebelumnya, FIFA juga pernah melempar ide ekspansi turnamen menjadi 48 tim mulai 2026.

🗣️ Pernyataan Terbaru

Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya buka suara soal wacana penjualan saham Piala Dunia. Dilaporkan oleh detiksport, CNN Indonesia, Goal.com, dan Kompas.com, Infantino memberikan sinyal terbuka terhadap kemungkinan tersebut.

Meski belum ada keputusan resmi, pernyataan Infantino dianggap sebagai langkah maju dalam diskusi yang selama ini berlangsung di internal FIFA. Ia menekankan pentingnya inovasi dalam tata kelola sepak bola.

🔍 Analisis Dampak

Jika benar FIFA menjual saham Piala Dunia, bisa menjadi perubahan terbesar dalam sejarah organisasi. Investor institusi atau bahkan negara-negara kaya bisa menjadi pemegang saham, mengubah dinamika kekuasaan dalam sepak bola global.

Penjualan saham juga dapat meningkatkan pendanaan untuk program pengembangan di negara-negara berkembang, namun di sisi lain menimbulkan kekhawatiran akan komersialisasi berlebihan dan pengaruh politik dalam penyelenggaraan turnamen.

⚖️ Pro dan Kontra

Wacana ini memicu perdebatan sengit. Pendukungnya menilai langkah ini bisa membuat Piala Dunia lebih profesional dan transparan secara finansial. Namun, kritikus khawatir bahwa penjualan saham akan mengarah pada pengambilan keputusan yang didasari keuntungan semata, bukan kepentingan sepak bola.

Federasi-federasi nasional pun terbelah. Sebagian mendukung karena berharap mendapat bagian pendapatan lebih besar, sebagian lain menolak karena khawatir kehilangan suara dalam pengambilan keputusan.

🔮 Prospek ke Depan

FIFA diperkirakan akan melakukan kajian mendalam sebelum mengambil langkah konkret. Kemungkinan besar akan ada diskusi di Kongres FIFA berikutnya atau pertemuan Dewan FIFA.

Jika terealisasi, penjualan saham Piala Dunia bisa dimulai setelah edisi 2026 mendatang, memberikan waktu bagi FIFA untuk menyusun struktur dan regulasi yang tepat.

💡 Kesimpulan

Wacana penjualan saham Piala Dunia oleh FIFA merupakan isu besar yang berpotensi mengubah sepak bola global. Gianni Infantino telah membuka pintu untuk diskusi lebih lanjut, namun jalan menuju realisasi masih panjang dan penuh tantangan. Keputusan akhir akan sangat menentukan arah organisasi sepak bola dunia ke depannya.

Komentar 0

Buat Polling

mb_no_comments

Nomor Judul Penulis Tanggal Jumlah Rekomen Jumlah Dibaca
0 Ancaman Baru Iran: Ladang Minyak Sekutu AS Jadi Sasaran Bila Washington Menyerang Lagi
K
KERTASMU
2026.08.03 0 1371
1 Geger Ekonomi: Perry Warjiyo Dikabarkan Mundur dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
K
KERTASMU
2026.08.03 0 2869
2 Teguran Komdigi ke YouTube: Anak Diajak Promosi Vape saat Live, Platform Diminta Bertanggung Jawab
K
KERTASMU
2026.08.02 0 835
3 Kapal Penumpang KM Mutiara Sentosa II Dilanda Api, Evakuasi Penumpang Masih Berlangsung
K
KERTASMU
2026.08.02 0 814
4 Tiga Pilot Iran Hilang dalam Serangan ke Qatar, Timur Tengah Kian Memanas
K
KERTASMU
2026.08.02 0 1124
5 Warga Berduyun-duyun ke Monas, Zikir dan Doa Kebangsaan Berlangsung Khidmat
K
KERTASMU
2026.08.02 0 1269
6 Demo Berdarah di Negara Nuklir Muslim: 30 Tewas Setelah Massa Ditembak
K
KERTASMU
2026.08.02 0 1034
7 Gubernur Jabar Tindak Tegas: 5 Oknum Dishub Bekasi Dipecat Usai Pungli Sopir Truk
K
KERTASMU
2026.08.01 0 952
8 Gedung Hotel Pullman Central Park Jakarta Barat Terbakar, Sumber Api Dikabarkan dari Lantai P4
K
KERTASMU
2026.08.01 0 764
9 Penyerbuan Migran Ilegal ke Spanyol Kembali Memakan Korban, Eropa Didesak Bertindak
K
KERTASMU
2026.08.01 0 196
10 Hari Ini, Pertamina Resmi Pangkas Harga Pertamax dan Variannya, Langsung Berlaku
K
KERTASMU
2026.08.01 0 174
11 Makan Bergizi Gratis Berujung Petaka: Ratusan Siswa SMKN 6 Semarang Dirawat di RS
K
KERTASMU
2026.08.01 0 143
12 Jerman Dilanda Heatwave Mematikan, Korban Jiwa Hampir Tembus 10.000 Orang
K
KERTASMU
2026.08.01 0 973
13 Duka di Akpol: Taruna Tewas Diduga Lompat dari Lantai Atas Gedung Hoegeng
K
KERTASMU
2026.08.01 0 900
14 Pegawai KPK Jadi Tersangka Pemerasan, Chat dengan Ayah yang Dihapus Jadi Sorotan
K
KERTASMU
2026.07.31 0 1434
15 Iran Kembali Hantam Fasilitas Militer AS di Kuwait, Timur Tengah Menanti Respons Washington
K
KERTASMU
2026.07.31 0 121
16 Pilot Maskapai Malaysia Ditahan di Indonesia: Kasus Ekstasi, Perusahaan Menyatakan Siap Bantu Proses Hukum
K
KERTASMU
2026.07.31 0 529
17 Saat APBD Terpangkas, Para Bupati Bersuara di DPR
K
KERTASMU
2026.07.31 0 834
18 Rudal Rusia Tembus Pertahanan NATO, Kawah Raksasa Ditemukan di 'Gerbang' Eropa
K
KERTASMU
2026.07.31 0 693
19 KPK Tangkap Bupati Pemalang dalam Operasi Senyap, Dugaan Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan Terungkap
K
KERTASMU
2026.07.31 0 896