Surat Kabar Kertasmu

Menyisir kabur demi kebenaran, selembar halaman pertama dunia yang terbuka di jemarimu setiap pagi.

S
SISTEM
[ Berita Utama ]

Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh, Rano Karno Soroti Pemborosan Anggaran KJ...

2026.07.26 09:01
0 1

AI SUMMARY INSIGHTS
  • 1SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan roboh setelah baru dua tahun beroperasi, memicu pertanyaan tentang kualitas konstruksi dan pengawasan. 🏚️
  • 2Rano Karno menyatakan keprihatinannya atas insiden ini dan menilai program KJP dan LPDP tidak tepat sasaran jika infrastruktur pendidikan dasar masih bermasalah. 💸
  • 3Insiden ini menambah daftar panjang kasus bangunan sekolah roboh di Indonesia, menyoroti lemahnya pengawasan proyek konstruksi dan alokasi anggaran. 📉
  • 4Rano Karno mendorong evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan dana pendidikan agar lebih berfokus pada perbaikan fasilitas dasar. 🏫

Anggota DPR Rano Karno menyoroti kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang roboh setelah dua tahun dibangun, dan mempertanyakan efektivitas program KJP serta LPDP.

📚 Latar Belakang

Infrastruktur pendidikan di Indonesia masih menjadi tantangan besar, terutama di daerah perkotaan seperti Jakarta. Banyak sekolah negeri yang kondisinya memprihatinkan, mulai dari bangunan tua hingga yang baru dibangun namun cepat rusak. Program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merupakan inisiatif untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, namun sering menjadi sorotan terkait efektivitasnya.

🏚️ Kejadian Terkini

SDN Kebayoran Lama Selatan 09, yang terletak di Jakarta Selatan, roboh setelah dua tahun beroperasi. Insiden ini terjadi tanpa korban jiwa karena gedung dalam kondisi kosong saat roboh. Rano Karno, Anggota DPR dari Fraksi PDIP, mengkritik keras kondisi tersebut. Ia menyebutkan bahwa pembangunan sekolah tersebut menghabiskan biaya yang tidak sedikit, namun kualitasnya sangat buruk. Hal ini diungkapkannya dalam kunjungan ke lokasi yang diliput oleh Kompas.com dan Tempo.co.

🔍 Analisis Mendalam

Kasus robohnya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 mencerminkan masalah sistematis dalam pengelolaan proyek infrastruktur pendidikan. Pertama, lemahnya pengawasan kualitas konstruksi seringkali menyebabkan bangunan tidak sesuai standar. Kedua, alokasi anggaran yang besar untuk program seperti KJP dan LPDP dipertanyakan, ketika fasilitas dasar seperti bangunan sekolah yang aman belum terjamin. Rano Karno menekankan bahwa prioritas seharusnya adalah memastikan siswa belajar di lingkungan yang layak, bukan hanya memberikan bantuan biaya pendidikan. Perbandingan dengan kasus serupa di daerah lain menunjukkan pola yang sama: kurangnya akuntabilitas kontraktor dan pengawas proyek.

⚠️ Risiko dan Poin Kontroversi

Insiden ini memicu perdebatan tentang prioritas kebijakan pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program KJP dan LPDP memang membantu banyak siswa, namun anggaran yang besar seringkali tidak dibarengi dengan perbaikan infrastruktur dasar. Rano Karno menilai hal ini sebagai bentuk pemborosan. Selain itu, muncul pertanyaan tentang siapa yang bertanggung jawab atas robohnya gedung sekolah tersebut. Apakah ada unsur korupsi dalam proyek pembangunan? Kejaksaan dan BPK diharapkan turun tangan untuk mengaudit proyek serupa.

🔮 Prospek ke Depan

Akibat insiden ini, kemungkinan akan ada evaluasi menyeluruh terhadap proyek pembangunan sekolah di Jakarta. Rano Karno mendorong agar audit dilakukan oleh BPK dan Kejaksaan untuk mengusut unsur pidana. Ke depannya, perlu ada reformasi dalam pengawasan konstruksi dan peninjauan kembali alokasi anggaran pendidikan. Masyarakat dan orang tua siswa berharap agar kejadian serupa tidak terulang, dan prioritas benar-benar diberikan pada keselamatan siswa.

🏁 Inti Permasalahan

Robohnya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 menjadi simbol kegagalan dalam pengelolaan infrastruktur pendidikan. Ini adalah pengingat bahwa pembangunan fisik tidak boleh mengorbankan kualitas dan keselamatan. Sorotan Rano Karno terhadap KJP dan LPDP juga menggarisbawahi perlunya keseimbangan antara bantuan langsung dan perbaikan fasilitas. Tanpa perbaikan sistemik, insiden serupa kemungkinan akan terus terjadi.

character

Referensi

Kompas.com (2026-07-25 20:03), Tempo.co (2026-07-26 11:01)

Komentar 0

Buat Polling

Belum ada komentar..🥺
Jadilah yang pertama untuk meninggalkan komentar!