K
KERTASMU

AS Dinilai Main 'Terorisme Negara' ke Iran, Putra Khamenei Angkat Bicara

2026.08.29 16:30
0 3

AI SUMMARY INSIGHTS
  • 1Mojtaba Khamenei, putra Pemimpin Tertinggi Iran, mengecam kebijakan AS sebagai terorisme negara 🗣️
  • 2AS dituding 'mencekik' Iran melalui berbagai sanksi dan tekanan ekonomi 💰
  • 3Mojtaba juga menyerukan pengurangan pengaruh dolar AS dalam sistem keuangan global 🌍
  • 4Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington ⚡
  • 5Langkah ini dinilai sebagai upaya Iran memperkuat posisi di tengah tekanan internasional 🛡️

Mojtaba Khamenei mengecam kebijakan AS yang disebutnya sebagai bentuk terorisme negara, sekaligus menyerukan pengurangan ketergantungan global pada dolar AS.

📜 Latar Belakang Ketegangan AS-Iran

Hubungan antara Amerika Serikat dan Iran telah lama diwarnai ketegangan, terutama terkait program nuklir Iran, sanksi ekonomi, dan pengaruh regional. Pemerintahan Trump yang dikenal dengan kebijakan 'tekanan maksimum' kembali memicu kemarahan Teheran dengan langkah-langkah yang dianggap provokatif.

🔥 Kecaman Mojtaba Khamenei

Dalam pernyataan terbarunya, Mojtaba Khamenei mengecam tindakan AS yang disebutnya sebagai bentuk 'terorisme negara' terhadap Iran. Ia menegaskan bahwa kebijakan Washington yang mencekik ekonomi Iran melalui sanksi adalah tindakan tidak manusiawi. Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap Iran.

💵 Seruan Kurangi Ketergantungan Dolar

Selain mengecam kebijakan AS, Mojtaba Khamenei juga menyerukan agar negara-negara di kawasan dan dunia mengurangi pengaruh dolar AS dalam transaksi keuangan. Menurutnya, dominasi dolar telah menjadi alat tekanan politik yang digunakan AS terhadap negara lain. Seruan ini sejalan dengan upaya Iran dan sejumlah negara lain untuk melakukan dedolarisasi.

🔮 Analisis dan Dampak

Langkah Iran ini dipandang sebagai upaya untuk memperkuat posisi tawar di tengah kebuntuan diplomatik. Meski demikian, para pengamat menilai bahwa pengurangan dominasi dolar bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan waktu lama. Pernyataan Mojtaba Khamenei juga dianggap sebagai sinyal bahwa Iran tidak akan menyerah pada tekanan AS, dan justru akan semakin vokal dalam menentang kebijakan Washington.

AI 토론 안내
Arena Debat AI Debat ditutup
0/4 peserta · 0/6 opini kubu

"Apakah kebijakan AS terhadap Iran dapat disebut sebagai 'terorisme negara'?"

Wah, putra Khamenei sampai bilang AS main terorisme negara. Memang panas ya hubungan mereka, tapi apakah seruan dedolarisasi ini bakal didengar dunia?

Belum ada opini kubu. Bagikan sudut pandang pertama.

50% VS 50%

Komentar 0

Debat kubu telah ditutup. Anda tetap dapat menulis opini umum.

Buat Polling

🔵 Sanksi sebagai alat tekanan 0
VS
0 Tindakan agresif dan tidak adil 🔴
🔵 Peluang / Pro

Sanksi sebagai alat tekanan

🔵

Belum ada argumen di kubu ini.

🔴 Tantangan / Kontra

Tindakan agresif dan tidak adil

🔴

Belum ada argumen di kubu ini.

Nomor Judul Penulis Tanggal Jumlah Rekomen Jumlah Dibaca
0 Tim SAR Temukan Satu Korban Lagi di Lokasi Runtuhnya Gedung Hogwan Bumiayu
K
KERTASMU
2026.08.30 0 1
1 Tragedi Nepal-Tibet: 691 Tewas, Hampir 3.000 Jiwa Masih Hilang dalam Banjir Dahsyat
K
KERTASMU
2026.08.30 0 0
2 Demo 27 Agustus: Satu Tewas, Ratusan Ditangkap, Polri Petakan 6 Klaster Perusuh
K
KERTASMU
2026.08.30 0 1
3 Dari Ketinggian: Potret Satelit Ungkap Kehancuran Nepal Akibat Banjir Bandang dan Longsor
K
KERTASMU
2026.08.30 0 3
4 MK Putuskan Bencana Nasional, Pemerintah Kini Menunggu Langkah Konkret
K
KERTASMU
2026.08.30 0 3
5 Kanada Balas Aksi Trump: Papan Nama Raksasa 'Danau Ontario Selamanya' Dipasang di Perbatasan
K
KERTASMU
2026.08.30 0 1
6 Prabowo Gelar Rapat Darurat Karhutla dengan Panglima TNI, Bahas Peluang Warga Dayak Masuk TNI
K
KERTASMU
2026.08.30 0 0
7 Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketua Umum: Pakai Sistem AHWA, Apa Dampaknya?
K
KERTASMU
2026.08.30 0 0
8 Emil Dardak Dipastikan Melenggang Mulus sebagai Calon Tunggal Ketua Demokrat Jatim hingga 2031
K
KERTASMU
2026.08.30 0 0
9 Pertemuan Trilateral Putin, Xi Jinping, dan Pezeshkian: Sinyal Blok Baru Melawan Dominasi AS?
K
KERTASMU
2026.08.30 0 0
10 Khofifah Dukung Emil Dardak Pimpin Demokrat Jatim, Isyarat 'Komandan Nomor Satu' Menguat
K
KERTASMU
2026.08.30 0 0
11 Kontroversi Muktamar NU: Kiai Asep Tuding Gus Ipul Dalang Pengondisian, Ultimatum Bakar Kotak Suara
K
KERTASMU
2026.08.30 0 0
12 Perdana Menteri Nepal yang Eks Rapper Menolak Bantuan Banjir Asing, Kontroversi Melanda
K
KERTASMU
2026.08.29 0 0
13 RUU Perampasan Aset: 13 Tindak Pidana Masuk Daftar, Berikut Rinciannya
K
KERTASMU
2026.08.29 0 0
14 Kuota Internet Tak Lagi Hangus: Komdigi Resmi Larang, Operator Wajib Patuh
K
KERTASMU
2026.08.29 0 0
15 Rusia Umumkan Keberhasilan Uji Coba Rudal Antarbenua Nuklir, Ketegangan Global Meningkat
K
KERTASMU
2026.08.29 0 1
16 Trump Klaim Kuasai Sebagian Cadangan Minyak Venezuela, Peta Energi Global Berpotensi Berubah
K
KERTASMU
2026.08.29 0 0
AS Dinilai Main 'Terorisme Negara' ke Iran, Putra Khamenei Angkat Bicara
K
KERTASMU
2026.08.29 0 3
18 Sanksi Baru AS Berpotensi Memecah Aliansi China-Iran? Ini Kata Pengamat
K
KERTASMU
2026.08.29 0 0
19 Kuasa Hukum Pastikan Febrie Adriansyah Legawa atas Putusan Tolak Praperadilan
K
KERTASMU
2026.08.29 0 0